AGEN CASINO ONLINE
Perusahaan Samsung Juga Memproduksi Tank Baja
![]() |
| Perusahaan Samsung Juga Memproduksi Tank Baja |
Dirunut dari sejarah pengembangannya, K9 mengambil rancangan M109 Paladin, self tracked propelled howitzer buatan AS.
Sebagai sekutu AS, sejak lama sudah menjadi pengguna setia M109 Paladin. Namanya juga Korsel, ia tidak mau membeli mentah-mentah, melainkan juga meminta skema ToT (transfer of technology), yang waktu diwjudkan dengan melisensi M109A2 sebagai K55 dan K55A1.
Namun, semakin berkembangnya teknologi, mengharuskan Korsel untuk move on, pasalnya rivalnya Korea Utara (Korut) sudah memiliki self propelled howitzer berbasis tank Type-59 berkode M-1978 Koksan dengan meriam kaliber 170 mm.
Untuk mempersempit selisih, Korsel lantas menugaskan Samsung Techwin (d/h Samsung Defense Aerospace) untuk mengembangkan sistem self propelled artileri sebagai komplemen. Prototipe pertama K9 Thunder tampil pada 1989, dan dilanjutkan dengan serangkaian uji coba, hingga akhirnya resmi digunakan AD Korsel pada 1998.
Unit perdananya sendiri masuk kedinasan pada tahun 2000.
Dengan body yang bongsor (berat 47 ton), K9 diawaki oleh lima kru, yakni komandan, pengemudi, penembak, dan dua awak pengisi amunisi. Tugas awak pengisi dimudahkan dengan keberadaan sistem pengisi otomatis (autoreloader) yang cukup kompleks.
Di luar, pengemudi memiliki palka tersendiri, sementara keempat kru lainnya dapat keluar dari palka di atas kubah. Masih ada lagi pintu (ramp) di bagian belakang, yang dapat dibuka kea rah kanan dengan engsel.
Dari segi daya muat, K9 dirancang dapat membawa 48 butir peluru howitzer 155 mm dan propelannya.
Apabila kendaraan kehabisan peluru, sudah ada wahana K10 ARV untuk mengisi amunisi. K10 tidak dilengkapi meriam, sebagai gantinya ada bekal ‘belalai’ yang bertugas mengantarkan peluru yang akan diisi ke K9. Untuk self defence, komandan K9 dilengkapi dengan SMB (senapan mesin berat) M2HB 12,7 mm di atas kubah.


0 comments:
Post a Comment