Friday, September 22, 2017

3:03 AM
Luar Biasa!!! Seorang Pria 24 Tahun Menjadi Seorang Dokter
Luar Biasa!!! Seorang Pria 24 Tahun Menjadi Seorang Dokter
MIMPI4D Grandprix Thomryes Marth Kadja (24), akan menjadi doktor termuda di Indonesia. Ia menyelesaikan studi S2 dan S3 nya di ITB dengan mengikuti program beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang digulirkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di tahun 2013.

Ia telah menjalani sidang disertasi tertutup pada 6 September 2017 di ITB. Jumat besok, (22/7), ia akan menempuh sidang terbuka di Gedung Rektorat ITB. Dalam penelitian disertasinya, ia konsen di bidang Katalis dengan topik zeolite sintesis, mekanisme, dan peningkatan hierarki zeolit ZSM-5.

Katalis merupakan zat yang mempercepat reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan. Pemuda kelahiran Kupang, NTT 31 Maret 1993 ini mengaku menjumpai beberapa kendala dalam menyelesaikan disertasinya. Di antaranya ketidaktersediaan peralatan penelitian di labolatorium. Sehingga ia harus mencarinya ke luar negeri.

Ia juga harus bekerja keras menulis dan mempublikasi jurnal ilmiah skala internasional sebagai syarat penyusunan disertasi. Hal itu juga tidak mudah dilakukan oleh Grandprix.

"Selama S3 itu harus publikasi ilmiah internasional, kadang-kadang enggak selalu kita diterima kadang direject oleh editor, itu salah satu yang bikin tidak semangat." ⠀
Berkat bimbingan dari Dr. Rino Mukti, Dr. Veinardi Suendo, Prof. Ismunandar, dan Dr. I Nyoman Marsih, ia bisa menyelesaikan disertasinya dengan baik dan tepat waktu. Bahkan ia mampu mempublikasikan tujuh jurnal ilmiah skala internasional.

Ia mengatakan orang tua menjadi spiritnya dalam menempuh pendidikan ini. Menurutnya kedua orang tuanya sejak awal sangat mendukungnya untuk bisa mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

Prediksi Togel Singapura Meski butuh proses dan kerja keras, Grandprix berharap banyak generasi muda yang bisa lebih berprestasi darinya. Dengan begitu bisa berkontribusi kemajuan bangsa.

"Kuncinya banyak membaca, karena mau menulis harus banyak referensi. Jadi harus baca, dari yang saya lihat banyak yang cuma didownload tapi tidak dibaca. Jangan pantang menyerah, kerja keras. Refreshing juga perlu," saran Grandprix.

0 comments:

Post a Comment