Wednesday, September 6, 2017

Karena Masalah Ekonomi, Suami Membunuh Istri
Karena Masalah Ekonomi, Suami Membunuh Istri
MIMPI4D Asyah (67), ibu kandung dari, Abdul Malik Azis sudah berulang kali menasihati anaknya agar menceraikan Indria Kameswari (38). Namun, AM tak mendengar nasihat ibunya karena mencintai wanita yang bekerja di BNN itu, walaupun kerap menerima kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Penyesalan Asyah datang belakangan, AM yang diduga tidak kuat menahan emosi menghabisi nyawa istrinya di Perumahan River Valley, Blok B2, Nomor 31, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9).

AM dan Indria Kameswari sudah menjalani biduk rumah tangga sekitar enam tahun. Ini merupakan pernikahan keempat Indria. Sedangkan bagi AM ini pernikahan kedua. Dari pernikahan sebelumnya, Indria sudah dikaruniai seorang anak pria berinisial Y (6).

Asyah menduga Indria tertarik kepada anaknya itu karena hidup bergelimang harta. Apalagi AM merupakan lulusan S1 Ilmu Komputer dari salah satu universitas di Australia dan sempat mendapatkan pekerjaan di AS.

"Kenal pas Akbar masih kaya, mempunyai tanah, mobil, duit pas sudah susah, boro-boro dirangkul, diinjek iya. Akbar sudah jatuh, sekarang tidak ada modal. Paling minta sama emak. Sebelumnya, bisnis apa saja dikerjain. Dulu jual-jualan jadi pemborong pas ada duit, tetapi sekarang sudah susah," katanya.

Sikap baik dan sopan Indria kepada suaminya perlahan berubah seiring dengan permasalahan ekonomi yang dialami. Asyah mengaku anaknya kerap mendapatkan perlakuan kasar dari istrinya, seperti pemukulan dan diludahi.

Hal ini karena AM tidak membelikan rumah maupun mobil, seperti permintaan Indria. Pada awalnya, pihak keluarga merasa tidak percaya, namun, AM beberapa kali sempat mengadukan permasalahan ini. Bahkan, AM mempunyai barang bukti berupa rekaman perkataan kasar dari istrinya.

Hanya kecintaan AM kepada Indria yang membuatnya mempertahankan biduk rumah tangga. AM juga diduga mengalami gangguan psikis yang disinyalir karena KDRT. Di suatu kesempatan, Asyah, sempat menemukan surat keterangan yang menyatakan anaknya pernah berobat ke ahli jiwa.

Prediksi Togel Singapura Sekarang nasi sudah menjadi bubur. Asyah meminta kepada anaknya supaya bertanggungjawab terhadap perbuatan keji yang telah dilakukan tersebut.

0 comments:

Post a Comment