Wednesday, October 25, 2017

2:20 PM
Di Jepang Krisis Usia Semakin Menurun Karena Bayi Makin Jarang Lahir
Di Jepang Krisis Usia Semakin Menurun Karena Bayi Makin Jarang Lahir
MIMPI4D Pada tahun lalu, 976.979 bayi lahir, namun menjadi angka terendah sejak 1899, saat pemerintah mulai melakukan pencatatan. Jumlah tersebut juga hanya sepertiga dari puncak kelahiran pada 1949, demikian menurut data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Jepang.

Jumlah kelahiran di Jepang mencapai titik terendah pada 2016, menyusut di bawah satu juta untuk pertama kali, pertanda mengkhawatirkan bagi negara dengan sebagian besar penduduk yang semakin menua.

Dengan penduduk dan usia kerja menurun, Jepang bergulat dengan kekurangan tenaga kerja serta tingkat kelahiran rendah yang membebani pertumbuhan ekonomi pada masa depan.

Pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe telah menetapkan tujuan untuk menaikkan tingkat kelahiran namun tidak ada tanda-tanda keberhasilan.

Pada 2065, penduduk Jepang diperkirakan menyusut menjadi 88 juta dari 127 juta pada saat ini dan proporsi orang di atas 65 tahun akan meningkat menjadi 38,4 persen dari 27,6 persen, kata perkiraan Lembaga Penelitian Keamanan Sosial dan Populasi Nasional.

Jumlah kelahiran per seribu orang turun ke rekor 7,8 pada tahun 2016 dari 8.0 pada tahun sebelumnya, data Kementerian Kesehatan menunjukkan. Data itu juga menunjukkan angka populasi menyusut sebanyak 330.786 orang tahun lalu.

Prediksi Togel Singapura Jepang enggan membuka pintu imigrasi karena kubu konservatif selalu menekankan homogenitas budaya dan politisi takut kehilangan suara dari kaum pekerja, yang khawatir kehilangan pekerjaan.

0 comments:

Post a Comment