Sunday, October 1, 2017

4:09 PM
kecewa Soal Masalah Rohingnya, Universitas Oxford Copot Lukisan Suu Kyi
kecewa Soal Masalah Rohingnya, Universitas Oxford Copot Lukisan Suu Kyi
MIMPI4D Mereka memutuskan mencopot lukisan peraih penghargaan Nobel perdamaian itu dipasang di gedung kolese, dan menggantinya dengan lukisan lain.

Sabtu (30/9), kabar itu diketahui dari pemberitaan koran kampus The Swan. Menurut pihak Kolese St. Hugh, mereka sengaja melepas lukisan Suu Kyi karena akan memajang lukisan lain karya seniman Jepang, Yoshihiro Takada.

"Kolese menerima hadian berupa lukisan baru awal September ini, dan akan dipajang selama beberapa waktu. Lukisan Aung San Suu Kyi akan dipindahkan ke gudang," demikian pernyataan pihak Kolese St. Hugh.

Suu Kyi lulus dari Kolese St. Hugh pada 1967. Kampusnya juga pernah memberinya gelar kehormatan pada Juni 2012. Lukisan Suu Kyi dibuat oleh seniman Chen Yanning pada 1997, tetapi disimpan oleh mendiang suaminya, Michael Aris. Setelah Michael wafat pada 1999, lukisan itu diberikan kepada almamater Suu Kyi.

Kuat dugaan pihak kampus kecewa dengan sikap Suu Kyi, yang justru bertolak belakang dengan idealismenya memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan bagi rakyat Myanmar dari rezim junta militer. Dia tidak berbuat apa-apa ketika pasukan Myanmar memburu dan membantai etnis Rohingya.

Universitas Oxford sudah pernah menyentil Suu Kyi terkait masalah etnis Rohingya.

"Kami berharap pemerintah Myanmar, dipimpin alumnus Osford Aung San Suu Kyi, bisa menghapus diskriminasi dan penindasan, serta menunjukkan kepada dunia kalau Myanmar menghargai nyawa seluruh penduduknya," demikian pernyataan Universitas Oxford.

Prediksi Togel Singapura Meski demikian, Suu Kyi nampaknya bergeming dengan segala sindiran dari almamaternya. Dia berkeras urusan Rohingya adalah masalah Myanmar dan menolak pihak luar campur tangan.

0 comments:

Post a Comment