Monday, October 2, 2017

7:52 PM

AGEN CASINO ONLINE

Jokowi mengatakan : Saya panglima tertinggi AD, AL dan AU, Baca Selengkapnya Disini!

Jokowi megatakan : Saya panglima tertinggi AD, AL dan AU, Baca Selengkapnya Disini!

MIMPI4D - Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya adalah Panglima tertinggi Angkatan Darat ( AD ), Angkatan Laut ( AL ) dan Angkatan Udara ( AU ) Ini disampaikannya saat meminta menteri dan Pimpinan lembaga fokus pada tugas masing - masing dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Sebagai Kepala Pemerintahan, Kepala Negara, Sebagai Panglima tertinggi Angkatan Darat, Laut dan Udara saya perintahkan kepada bapak ibu dan saudara - saudara sekalian fokus pada tugasnya Masing Masing " Ucapnya saat memberikan sambutan di Istana Negara, Jakarta Pada hari Senin 02-10-2017.

Jokowi juga meminta agar menteri dan pimpinan lembaga terus bekerja sama bersinergi dalam Mewujudkan pembangunan nasional sejalan dengan itu menteri dan pimpinan lembaga harus Menjaga stabilitas politik dan ekonomi. Mimpi4d

Dia mengingatkan politik dalam Negeri harus kondusif oleh karena itu menteri dan pimpinan Lembaga tidak boleh membuat kegaduhan atau mengeluarkan pernyataan kontroversial, Jangan Bertindak dan bertutur kata yang membuat masyarakat khawatir dan bingung " Ucapnya.

Jika ada kesalahpahaman atau terjadi miskomunikasi antara lembaga dan kementerian maka harus Diselesaikan dan ditingkatkan Menteri Koordinator apabila tidak bisa diselesaikan ditingkat Menteri Koordinator, Maka bisa didorong ke Wakil Presiden.

Kontroversi pernyataan Gatot Nurmatyo mengenai rencana pengadaan 5.000 pucuk senjata oleh Lembaga non - militer menarik perhatian politik nasional bahkan Presiden turun tangan untuk Mencari tahu akar persoalannya.

Jokowi memanggil Gatot pada hari Selasa 26-09-2017 malam di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur namun Kepala Negara enggak membeberkan hasil pertemuannya dia hanya menegaskan sudah Mendapat penjelasan lengkap dari Gatot soal informasi pengadaan 5.000 pucuk senjata oleh lembaga Non - militer.

Prediksi Togel Singapura - Sementara Menko Polhukam Wiranto mengklarifikasi polemik pernyataan Panglima TNI pada hari Minggu 24-09-2017 di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Wiranto menurutkan polemik itu terjadi Akibat kesalahan komunikasi Panglima TNI soal informasi pembelian senjata yang diterima.

Wiranto disampaikan setelah mempertemukan Gatot Nurmantyo, Kepala BIN Budi Gunawan dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Wiranto Mengatakan senjata itu sebetulnya dibeli oleh BIN untuk Keperluan pendidikan jumlahnya pun hanya 500 pucuk bukan 5.000 pucuk.

Source : Merdeka

0 comments:

Post a Comment