AGEN CASINO ONLINE
Artalyta terduga kasus suap jaksa datangi KPK, Lihat Disini !!
![]() |
Artalyta terduga kasus suap jaksa datangi KPK, Lihat Disini !!
|
Pengusaha sekaligus mantan terpidana atas kasus pemberian suap terhadap mantan jaksa urip Tri Gunawan, Artalyta Suryani terlihat mendatangi gedung komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Kedatangannya hari ini tidak tercantum dalam jadwal pemeriksaan KPK.
Juru bicara Febri Diansyah mengatakan kedatangan Artalyta untuk dimintai keterangan sebagai saksi Dalam kasus BLBI, Saksi kooperatif pada KPK bersedia jadwal ulang pemeriksaan, Ucap Febri Saat Dikonfirmasi oleh, Jakarta pada hari rabu 31-05-2017.
Artalyta Suryani sesuai surat yang diterima KPK dari staf saksi, Saat itu saksi sakit dan diberikan Istirahat oleh dokter sekitar satu bulan penjadwalan ulang pemeriksaan akan dilakukan saetelah itu Sekitar akhir mei, Ucap Febri.
Pukul 10.21 WIB Artalyta alias ayin tiba di KPK sambil mengenakan kemeja hitam dengan ditemani Dua orang pria tanpa banyak berkomentar pengusaha asal bandar lampung itu bergegas masuk Kedalam ruangan tunggu para saksi.
Sebelumnya KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadapnya pada hari rabu 31-05-2017 untuk Keperluan menjadi saksi terkait penerbitan surat keterangan lunas yang dikeluarkan oleh mantan Kepala badan penyehat perbankan Nasional (BPPN) syafruddin arsyad temenggung, Hari yang sama Melalui Stafnya dia mengirimkan surat izin sakit dan meminta agar proses pemeriksaan terhadap Dirinya bisa ditunda hal ini disampaikan juru bicara KPK, Febri Diansyah.
Dalam kasus ini KPK sudah meminta keterangan dari beberapa mantan pejabat mereka adalah Menteri koordinator perekonomian pada kabinet gotong royong 2001-2004 dorodjatun kuntjoro jakti Menteri keuangan dan koordinator perekonomian periode 2000-2001 Rizal Ramli, Menteri keuangan 1998-1999 Bambang Subiyanto menteri koordinator perekonomian 1999-2000 dan mantan kepala Badan penyehatan perbankan nasional (BPPN).
Prediksi Togel Singapura - Berdasarkan hasil pemeriksaan penyelesaian kewajiban pemegang saham (PKPS) oleh badan Pemeriksa keuangan, Nilai penjualan dari aset salim yang diserahkan ke badan penyehatan perbankan Nasional (BPPN) Untuk penyelesaian BLBI ternyata hanya 36,7% atau sebesar 19,38 triliun.
Salah satu TIM bertugas untuk menangani perkara yang dihentikan kejaksaan karena telah menerima SKL termasuk kasus mantan pemegang saham bank dagang nasional indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim mempunyai utang sebesar Rp, 28,4 triliun.


0 comments:
Post a Comment