Wednesday, July 19, 2017

AGEN CASINO ONLINE

Fadli Zon membicarakan Pemerintah menggunakan Politik Soal ambang batas Presiden !!!

Fadli Zon membicarakan Pemerintah menggunakan Politik soal ambang batas Presiden !!!

MIMPI4D - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menuding pemerintah telah berpolitik karena tidak memberikan Keleluasaan pada Pansus untuk menyusun RUU Pemilu Tudingan ini disebabkan adanya pandangan Mini pemerintah yang isinya memaksakan ambang batas pencalonan Presiden (Presidential Threshold) 20 persen.

Gerindra telah menyatakan mendukung paket B yang berisi isu Presidential Threshold diangka 0 Persen, Fadli mengklaim sikap soal Presidential Threshold itu akan didukung oleh dua Fraksi Yaitu PAN dan PKB.

Namun dalam rapat Pansus, PKB mengusulkan opsi D sebagai jalan tengah bagi pemerintah dan Fraksi - Fraksi Partai, Isi dari opsi D diantaranya Presidential Threshold (10-15 persen), Parliamentary Threshold (5persen), Sistem pemilu (Terbuka), Alokasi Kursi (3-8 kursi) Metode Konversi suara (Saint Lague Murni). Mimpi4d

Fadli menambahkan pihaknya tidak masalah jika nantinya pengambilan keputusan 5 Opsi paket RUU Pemilu dilakukan dengan Jalan Voting, Dia mengakui diatas kertas partai - partai pendukung Pemerintah bakal menang.

Prediksi Togel Singapura - Wakil Ketua DPR ini juga menyebutkan jika paket A terpilih, Gerindra bakal melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Kan kita menempuh cara lain misalnya JR yang saya kira bagian usaha untuk Mengembalikan ini sesuai Konstitusi kita " Ucapnya.

" Ini baru sekali ini saya dengar ada pandangan mini pemerintah didalam pembicaraan tingkat satu Yang isinya dari Pansus RUU Pemilu tetap menginginkan 20-25 persen " Ucap Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pada Hari Rabu 19-07-2017.

Kecenderungan itu muncul karena PKB dan PAN belum memberikan sikap resmi terkait 5 Opsi paket RUU Pemilu dalam rapat pandangan mini fraksi beberapa waktu lalu, Pemerintah juga mengatakan Tetap belum memastikan kalau misalnya keinginannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan Pemerintahan " Tutupnya.

0 comments:

Post a Comment